Kamis, 30 Oktober 2008

Persib Vs Persijap, Jangan Lengah!


Tarung deui! Malam ini di Stadion Si Jalak Harupat, "Maung Bandung" akan bertarung lagi, kali ini yang akan menjadi lawannya adalah Tim dari kota Ukiran, Persijap Jepara. Setelah memetik hasil yang optimal di laga kandangnya, seharusnya bukan hal yang susah bagi Persib untuk menundukkan lawan-lawannya di hadapan para bobotoh fanatiknya.
Eits tapi tunggu dulu! lawanya Persijap meskipun bukan tim yang ngetop dan bertabur bintang bukanlah tim yang mudah dikalahkan begitu saja. Lihat saja di klasemen sementara, Persijap sekarang bercokol di posisi ke 6 dengan raihan 28 point, bandingkan dengan Persib yang masih nongkrong di posisi 9 dengan 23 poin. Hal ini bisa dijadikan bukti bahwa Persijap di LSI 2008 merupakan tim yang patut diperhitungkan. Bicara soal skuad, para pengamat atau pakar sepakbola pasti melihat "Maung Bandung" jauh lebih komplet dari Persijap, apalagi Jaya Hartono pada pertandingan ini bisa menurunkan "The Winning Team"nya plus Zaenal Arif yang baru pulang dari "bulan" (honeymoon maksudnya-pen), sementara Persijap harus kehilangan salah satu pilarnya Arnaldo Villalba Benitez yang terkena akumulasi kartu. Dengan trend permainan yang sedang menanjak dan formasi yang ideal ,bukan berarti Persib bisa dengan mudah memetik angka penuh, malahan harus lebih waspada. karena kalau lengah semenit saja 3 poin yang diharapkan bisa lenyap begitu saja. Persijap dengan mengadalkan semangat dan "team work" yang solid diprediksi akan memberikan perlawanan yang dahsyat, apalagi disana ada 2 mantan pemain Persib yaitu Aji Nurpijal dan Enjang Rohiman yang dikenal sebagai pemain yang lugas tanpa kompromi.
Jadi ... kalo menurut pendapat saya sih, yang sekarang agak optimis, buat PERSIB yang terpenting adalah bertempur dengan gagah berani, sportif dan yang paling penting waspada jangan gede hulu atau overconfidence.
Soal hasil, hanya ada 3 kemungkinan: Menang, Seri atau Meunang ...

Jung Maung Bandung geura tarung ...

foto : bobotohcepel.blogspot.com

Tidak ada komentar: